Cari Blog Ini

Laman

Jumat, 17 Mei 2013

Pengertian Game - Perbedaan Game 2D dan 3D


Pengertian Game

Secara bahasa game berarti permainan, maksudnya adalah tata-cara, langkah-langkah atau metode didalam bermain untuk suatu hiburan. *penulis*. Menurut beberapa orang:

1. JOHN C BECK & MITCHELL WADE
Game adalah penarik perhatian yang telah terbukti. Game adalah lingkungan pelatihan yang baik bagi dunia nyata dalam organisasi yang menuntut pemecahan masalah secara kolaborasi
2. IVAN C. SIBERO
Game merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan dan dinikmati para pengguna media elektronik saat ini.
3. FAUZI A
Game merupakan suatu bentuk hiburan yang seringkali dijadikan sebagai penyegar pikiran dari rasa penat yang disebabkan oleh aktivitas dan rutinitas kita
4. SAMUEL HENRY
Game merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian anak, sedangkan sebagian orang tua menuding game sebagai penyebab nilai anak turun, anak tak mampu bersosialisasi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan anak
5. ANDIK SUSILO
Game adalah salah satu candu yang susah dihilangkan, bahkan ada yang mengatakan bahwa candu game online setara dengan narkoba
6. JOHN NAISBITT
Game merupakan sistem partisipatoris dinamis karena game memiliki tingkat penceritaan yang tidak dimiliki film
7. ALBERT EINSTEIN
Game adalah bentuk investigasi paling tinggi
8. WIJAYA ARIYANA & DENI ARIFIANTO
Game merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi masalah besar bagi pengguna komputer, karena untuk dapat memainkan game dengan nyaman, semua komponen komputernya harus memiliki kualitas yang baik, terutama VGA card-nya
9. RUDY KURNIAWAN
Game itu juga merupakan sarana untuk menghibur diri dari kehidupan nyata yang penat. Dimana hiburan ini jg berfungsi untuk merelaksasikan diri yang sedang galau. Bisa juga mencari teman(apalagi kalau game online).

Perbedaan Game 2D dan 3D

Seiring perkembangan dunia game dan teknologi grafis, maka berkembang teruslah model-model yang terus diperkenalkan pada dunia game ini. Mulai dari game Dua Dimensi (2D) hingga game Tiga Dimensi (3D), bahkan ada beberapa game yang sudah memakai teknologi Augmented Reality atau Virtual Reality. Hal ini sedikit banyaknya mempengaruhi seluruh pembuatan game dari perusahaan-perusahaan pembuat game. Bahkan dari vendor-vendor penyedia kartu grafis guna memfasilitasi dan mendukung agar game-game yang keren seperti 3D dapat dan mampu berjalan pada komputer.

Terdapat perbedaan yang mendasar antara Game 2D dan 3D beserta dari sudut pandang yang lainnya:


1. Game 2D



Game dua dimensi dilihat dari keadaan ruangnya yang hanya memiliki dua sisi ( X dan Y). Sedangkan untuk gambarnya sendiri dapat menggunakan Vector maupun Bitmap. Untuk membuat animasi bergerak (berjalan,melompat,berlari,dll) kita harus membuat gambar satu persatu yang disebut dengan(frame).Kerealisasian gerakan ditentukan dari gambar yang dibuat, jumlah gambar(frame) yang digunakan, serta hitungan gambar per detik (frame per second).
Game dua dimensi ini memiliki 2 konsep, yaitu:
  - Static View, dimana semua objek berada pada satu bidang dan gerakan karakter utama hanya terbatas pada bidang itu saja.
  - Side Scrolling View, dimana objek-objek dan gambar latar akan terus bergerak ke kanan dan ke kiri sesuai dengan kecepatan gerakan karakter yang dimainkan.
Contoh: Pac-man, Space Invader, Mario Bros, dan game-game sederhana lainnya.

2. Game 3D

Setelah munculnya game 2D, berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi terbaru, sehingga muncullah tampilan 3D datar (3D Plaine) hal ini sering membuat bingung karena sering disebut game 2D tapi mereka tidaklah sama. Game seperti ini bukan 2D tapi tidak juga full 3D. Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa gambarnya di render secara 3D. Teori grafik seperti ini disebut dengan 2.5D atau pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric atau bahkan trimetric projection.

Berbeda dengan game 2D dalam game 3D anda akan menemui tiga sisi (X,Y,Z).
Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:
-3d object/model :
 ini merupakan model/ object 3 dimensi yang nantinya akan anda jadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata,musuh, permukaan tanah ,pohon, bukit,dll. Object 3d seperti ini bisa anda buat dengan menggunakan program seperti “3D S.Max”,”Maya”,”Hash”,dll
-2d graphic:
  gambar 2d juga berperan dalam membuat game bertipe 3D fungsi gambar 2d antara lain:
- sebagai texture untuk object
- sebagai latar belakang ( langit , pemandangan,dll)
- sebagai meteran untuk nyawa , gambar untuk speedometer (untuk game racing), dll.
Sedangkan untuk membuat animasi dalam 3D dapat digunakan bones(tulang) yang layaknya manusia dapat digerakkan. Selain itu animasi tetap juga dapat menggunakan bitmap (gambar 2d) untuk animasi pada texture air, api,dll.


Dari sudut pandang Dimensi Matematika:

1. Dua Dimensi Matematika
2D adalah objek yang diwakili oleh 2 sumbu, yaitu sumbu x dan y (hanya variable), dimana koordinat dari sumbu x dan y hanya berkutat pada panjang dan lebar itu sendiri, sehingga bentuk dari dimeni ini hanya bisa dilihat dari atas saja, tidak bisa melihat kesamping dan kebelakang atau dari bawah. 
2. Tiga Dimensi Matematika
3D adalah objek yang diwakili oleh 3 sumbu, yaitu x, y dan z. dimana koordinat dari sumbu x,y dan z membuat objek dari kerangka panjang, lebar dan tinggi. Sehingga memiliki kedalaman suatu objek. Dan objek tersebut dapat dilihat dari samping kiri kanan, serta dari belakang juga.

Dari sudut pandang Grafik Komputer:

1. Grafik Komputer 2D
Grafik komputer 2D adalah objek digital berbasis komputer, yang mengambil objek-objek dua dimensi. Model Grafik 2D adalah kumpulan model geometri/grafik vektor, gambar digital, fungsi matematika, dan sebagainya. Model-model ini dapat dimodifikasi dan dimanipulasi oleh transformasi geometri dua dimensi, seperti translasi, rotasi, dan dilatasi. Model-model yang digunakan pada disain grafis 2D biasanya tidak mendukung bentuk-bentuk tiga-dimensi, atau fenomena yang bersifat tiga dimensi, seperti pencahayaan, bayangan, pantulan, refraksi, dan sebagainya. Namun, mereka dapat membuat model berlapis-lapis (layer), nyata, translusen, dan transparan, yang dapat ditumpuk dalam urutan tertentu. Urutan tersebut biasanya didefinisikan dengan angka (kedalaman lapisan, atau jarak dari si penglihat).
2. Grafik Komputer 3D
Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut. Grafik 3D adalah sebuah gambar,garis,lengkungan,dan sebagainya yang memiliki titik-titik yang menghubungkan menjadi sebuah bentuk 3D

Dari sudut pandang Animasi

1. Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi jenis ini juga biasa disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Contohnya misalnya: Looney Tunes, Tom and Jerry, Scooby Doo, Doraemon, dan lainnya.
2. Animasi 3D (3 Dimensi)
Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Contohnya  Toy Story, Monster Inc., Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, hingga Final Fantasy. Disini kita bisa melihat perbedaan visual jika dbandingkan dengan animasi 2D. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).

Referensi: 
http://darkx54.blogspot.com/2012/03/pengertian-game.html
http://juvanister.blogspot.com/2010/10/perbedaan-grafis-2d-dan-3d.html


perbedaan antara PSP 3000, PSP Go dan PS Vita


Masa kini semakin maju perkembangan teknologi game terutama di bagian konsol. Semakin banyak konsol-konsol game yang ada membuat para pecinta game sangat dimanjakan. Selain   dalam bentuk besar dengan menggunakan televisi sebagai outputnya kini juga semakin banyak konsol game portable yang bisa dibawa kemana-mana. contohnya saja tiga buah konsol portable buatan sony yaitu PSP 3000, PSP Go dan PS Vita. berikut adalah ulasan perbedaan antara ketiga device tersebut. mungkin ada pembaca ingin membeli salah satu dari ketiga perangkat tadi, semoga review perbandingan ini bisa membantu dalam memilih.



1. Ukuran
PSP Lite 3000: 170mm x 69mm x 18mm (panjang x tinggi x lebar)

PSP Go: 128 mm x 69 mm x 16.5 mm (panjang x tinggi x lebar)

PS Vita: 182mm x 84mm x 18.6mm (panjang x tinggi x lebar)

pada sisi ukuran, psp go merupakan yang terunggul di antara konsol teringan karena lebih pendek dan lebih tipis, meskipun memiliki gaming pad slide down di belakang layarnya. Psp go masih memegang gelar alat portable teringan di dalam generasi psp.


2. Game genre support
psp lite 3000: Aksi, petualangan, pertarungan, musik, teka-teki, balap, role-playing, shooting, simulasi, olahraga, strategi

psp go: Aksi, petualangan, pertarungan, musik, teka-teki, balap, role-playing, shooting, simulasi, olahraga, strategi

ps vita: Aksi, petualangan, augmented reality, pertarungan, musik, teka-teki, balap, role-playing, shooting, simulasi, permainan sosial, olahraga, strategi.

Semua konsol permainan telah diciptakan untuk memenuhi genre permainan sebanyak mungkin. Psp tidak dapat memiliki game-game augmented reality tanpa cacat, namun ps vita bisa. Terima kasih kepada geotagging dengan gps-nya, deteksi muka dan pengambil foto lewat kamera depan, dan bahkan augmentasi dengan menggunakan kamera belakang atau layar sentuh, hal ini seolah-olah anda sedang melihat realitas dengan mata yang berbeda, dengan menggunakan ps vita.


3. Play mode support
psp lite 3000: Remote play

psp go: Remote play

ps vita: Remote dan cross play

PSP lite dan PSP go memiliki kemampuan konektifikasi dengan playstation 3 dimana anda dapat mem-pause game pada ps 3 dan meneruskannya di kedua handheld tersebut. Keduanya bisa bekerja dengan jaringan wifi. Tapi, PS vita tidak hanya bekerja dengan remote play tetapi juga dengan cross play dimana anda dapat berinteraksi atau menggunakan handheld real time, bukan hanya sebagai sistem gamingnya yang terpisah, tetapi juga remote control ketika memainkan ps 3, menyeberangi batasan-batasan psp biasa.


4. Social networking app support
psp lite 3000: Tidak, berbasis browser

psp go: Tidak, berbasis browser

ps vita: Ya, berbasis browser dan app support

Telah cukup lama psp lite dan psp go men-support skype yang melekat pada sistem penggunaannya, kapan pun anda terhubung dengan wifi. Namun, ps vita men-support jaringan sosial dimana anda dapat menggunakan aplikasi-aplikasi yang khusus dikembangkan untuk jenis gadget ini. Facebook, foursquare, dan twitter dapat digunakan dengan menggunakan psp ini.


5. Main input/output
psp lite 3000: Wifi, usb 2.0, memory stick pro duo, analog video out, microphone

psp go: Wifi, bluetooth, usb 2.0, memory stick micro, microphone

ps vita: Wifi, bluetooth, 3g, playstation vita card, microphone, kamera depan dan belakang, gps, layar sentuh, layar sentuh belakang, sensor gerak enam tombol.

PSP go mungkin sedikit lebih tinggi dari psp lite karena kemampuannya yang dapat terhubung dengan bluetooth, tapi “go” terlalu lambat dibandingkan dengan ps vita yang memiliki banyak cara untuk berinteraksi dengan banyak game dan program lainnya. 3g adalah satu fitur unik yang mengaktivasikan gps support. Kameranya dapat digunakan untuk pendeteksian wajah. Dan layar sentuh dapat digunakan untuk interaksi dan kontrol game secara lebih mendalam. Sensor gerak juga merupakan cara baru untuk menikmati permainan di dalam psp vita ini, tergantung kemampuan ayunan anda.


6. Tombol dan kenop
PSP lite 3000: Atas, bawah, kiri, kanan, analog stick x1, segitiga, lingkaran, kotak, kali, r1, l1, tombol start, tombol select, tombol ps, kenop power/hold, kenop wifi, tombol display, tombol suara, tombol volume + atau –

psp go: Atas, bawah, kiri, kanan, analog stick x1, segitiga, lingkaran, kotak, kali, r1, l1, tombol start, tombol select, tombol ps, kenop power/hold, kenop wifi, tombol display, tombol suara, tombol volume + atau –

ps vita: Atas, bawah, kiri, kanan, analog stick x2, segitiga, lingkaran, kotak, kali, r1, l1, tombol start, tombol select, tombol ps, kenop power/hold, tombol volume + atau –

Tombol-tombolnya hampir sama untuk semua unit, khususnya psp lite dan psp go. Namun, ps vita sedikit berbeda, seperti dual analog stick yang dapat digunakan oleh pemain fps dimana satu analog stick-nya untuk gerakan sedangkan yang satu lagi bisa dialokasikan untuk posisi kamera. Juga, kenopnya pun semakin berkurang, dimana fungsi-fungsi lainnya dapat diakses langsung lewat layar dengan kemampuan layar sentuh.


7. RAM dan storage
psp lite 3000: 64mb ram, 2gb vram, expandable memory stick duo (1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, or 128gb)

psp go: 64mb ram, 2gb vram, expandable memory stick micro (1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, or 128gb)

ps vita: 512mb ram, 128mb vram, 16gb internal storage, playstation vita card (4, 8, 16, or 32gb)

RAM adalah satu faktor utama dalam mengetahui kecepatan sistem dalam memproses grafik, fungsi, dan operasi lainnya. Psp lite dan psp go memiliki ram storage dasar sehingga tidak masalah untuk melakukan sedikit dan beberapa task namun terbatas. Tapi, ps vita sangat jauh dari para pendahulunya, bahkan dengan ram itu sendiri, 8 kali lebih besar. Ps vita memiliki ram khusus untuk pemrosesan video sebesar 128 mb, yang membuktikan mengapa kejelasan dan mutu videonya jauh lebih nyata.


8. Kekuatan baterai
psp lite 3000: 9 jam

psp go: 3 sampai 5 jam

ps vita: 3 sampai 4 jam

Logika dari angka durasi tersebut didasarkan pada support yang dapat diakses oleh ketiga konsol ini. Ps vita memiliki masa batere terendah disebabkan oleh energi yang diminta oleh kinerja processor, kapasitas layar, dan operasi mesin grafis. Namun, harus diketahui bahwa masa batere vita memiliki akses untuk semua kemampuan, seperti untuk volume dan pencahayaan layar maksimum. Hal ini berarti bahwa handheld ini dapat memperpanjang waktu standby dan waktu pengoperasian ketika semua setting dipasang pada standard.


9. Tampilan
psp lite 3000: 4.3 inci, jenis transparansi penuh 16:9, tft drive, 480×272 pixel, 16 juta warna

psp go: 3.8 inci, jenis transparansi penuh 16:9, tft drive, 480×272 pixel, 16 juta warna

ps vita: 5 inci, 960×544 pixel, layar oled 16 juta warna

PSP Lite dan PSP Go tidak memiliki banyak perbedaan dalam hal kualitas tampilan, kecuali untuk perbedaan 0,5 inci di atas karena psp go memiliki konsep yang lebih ringan. Namun, ps vita cukup berbeda perihal kualitas layar karena dioda-dioda yang digunakan, khususnya, oled. Vita memiliki 16 juta warna yang sama dengan handheld sebelumnya, namun pikselasinya dua kali lebih besar di banding dua psp tersebut, sehingga detail dan garisnya lebih bersih dan teratur, meskipun masih banyak ditemukan inkonsistensi di dalam beberapa game. Hal ini juga membuat ps vita menjadi perangkat sempurna untuk melihat film, video, dan bahkan game-game bergrafis berat atau bergerak cepat.


10. Processor
psp lite 3000: R4000 at 1~333mhz

psp go: R4000 at 1~333mhz

ps vita: Quad-core arm cortex a9 mpcore

Berdasarkan spesifikasi itu sendiri, baik psp lite maupun psp go tidak sepadan dengan spesifikasi ps vita karena processor vita empat kali lebih kuat. Ps vita telah dirancang untuk tidak hanya memenuhi tuntutan game yang memiliki grafis, bayangan, tekstur 3d, dan bahkan audio yang lebih detail, tetapi juga memenuhi multitasking dalam memainkan musik, mengaktivasi 3g atau wifi, dan bahkan menggunakan jejaring sosial.

sumber:
http://efendybloger.blogspot.com/2012/05/berikut-ini-adalah-perbedaan-antara-psp.html

Perkembangan Konsol Game





Video game adalah salah satu hiburan yang paling menarik bagi kaum anak-anak dan para gamer.Ada beberapa perusahaan yang merakit dan menciptakan video game yang terus berkembang sesuai kemajuan ilmu teknologi.Game-game tersebut sengaja dibuat sesuai kebutuhan konsumen atau gamer. Video game ada sejak 1966 hingga sekarang, dan terus diproduksi hingga ramai di pasaran.



Perkembangan teknologi video game telah sangat maju,di mana dahulu video game hanya dimainkan oleh beberapa kalangan saja,sekarang seluruh kalangan mnyukai bermain video game. Kini juga sudah diciptakan video game dengan kualitas grafis yang sangat mumpuni,controller yang dulunya manggunakan kabel kini telah berkembang menjadi nirkabel,bahkan video game masa kini juga menyertakan Broadband yang berguna untuk mengakses internet yang membuat para penggila game semakin dimanjakan karenanya.

1. Pengertian Game dan Video game
Game atau permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan refreshing. Video game adalah game yang berbasis elektronik dan visual. Video game dimainkan dengan memanfaatkan media visual elektronik yang biasanya menyebabkan radiasi pada mata, sehingga mata pun lelah dan biasanya diiringi dengan sakit kepala.

2. Perkembangan Video Game
2.1. Generasi Pertama
Pada tahun 1966, videogame mulai memasuki babak awal perkembangannya. Ide-ide kreatif bermunculan, dan sebagian besar dimotori oleh mahasiswa-mahasiswa yang menghabiskan waktu luangnya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di kampus. Konsol game Baer yang prototipenya diberi nama Brown Box, kemudian meluncur dengan nama Magnavox Odyssey (Mei 1972), berisi 16 game built-in yang dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Terjual sampai 200.000 unit, Magnavox Odyssey tercatat sebagai konsol videogame pertama di dunia.

Magnavox Odyssey


2.2. Generasi Kedua
Dalam sejarah komputer dan video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI ,di antaranya adalah: Fairchild Channel F,Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2 , Atari 5200

Atari 5200
Fairchild Channel F
Atari 2600

 Magnavox Odyssey ver. 2



2.3 Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer tau lebih dikenal dengan nama FAMICOM (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit”. . Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA.
Nintendo
Nintendo
SEGA.

2.4 Generasi Keempat
Generasi ini disebut-sebut sebagai "jaman emas" dalam dunia video game. Masa di mana konsol 16-bit muncul dan membawa perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan gameplay. Era ini juga kian memanas saat terjadinya persaingan seru antara Sega dan Nintendo. Pada tahun 1990, Sega menggelontorkan Sega Megadrive/Genesis, konsol 16-bit yang memukau perhatian pecinta game, khususnya Amerika.Selanjutnya, Sega merilis game yang akhirnya menjadi maskot Sega, Sonic the Hedgehog (1991). Game ini lagi-lagi mencengangkan para pecinta game, karena game tersebut memiliki grafik dan tata suara yang kualitasnya jauh di atas Super Mario Bros yang merupakan game buatan Nintendo.

Sega Megadrive

2.5 Generasi Kelima
Era 32-bit dan 64-bit ini diawali dengan penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama kalinya di Los Angeles Convention Center. Inilah ajang hiburan dan game terbesar di Amerika yang masih terus diadakan hingga sekarang. Selanjutnya, Sony merilis Sony PlayStation (1995), diikuti dengan Nintendo 64 (1996). Untuk kali ini, persaingan dimenangkan Sony karena Nintendo memutuskan untuk tidak meng-upgrade ke CD-ROM dan tetap menggunakan cartridge. Tentu saja developer lebih melirik CD-ROM, karena biaya produksi lebih murah dan kapasitas penyimpanan lebih besar.Sega pun merilis Sega Saturn, konsol game yang juga berbasis CD-ROM dan memiliki delapan prosesor. Sayang, konsol ini harus tersingkirkan oleh dominasi Nintendo dan Sony.
Sony PlayStation 
Nintendo 64


2.6 Generasi Keenam
Generasi keenam dibuka dengan peluncuran konsol terakhir Sega, Dreamcast (1999). Konsol unik ini memiliki fitur game online, dan merupakan konsol game 128-bit pertama. Sayang, Sega gulung tikar dan memutuskan untuk hengkang dari dunia konsol game dua tahun berikutnya. Pada tahun 2001, Sony menggeber PS2, disusul Nintendo dengan GameCube-nya. Kali ini, keduanya menuai kesuksesan yang hampir berimbang, meskipun PS2 masih menduduki peringkat teratas. Pada era ini, Nintendo juga mengeluarkan dua konsol genggam, yaitu Gameboy Advance, dan Nintendo DS, handheld terbaru Nintendo yang berlayar ganda dan memiliki fitur online serta touch sensitive.Sony pun mengeluarkan versi ekonomis dari PS, yaitu PSone. Lalu, mereka memproduksi handheld pertamanya, PlayStation Portable (PSP) yang hingga saat ini terus membayangi kesuksesan Nintendo DS.

Sega Dreamcast 

PlayStation 2

Nintendo DS
2.7 Generasi Ketujuh
Perkembangan video game kini telah masuk ke generasi ketujuh. Microsoft telah menggeber XBox 360, sementara itu Sony dan Nintendo dengan PS3 dan Wii. Tak diragukan lagi kalau ketiganya adalah konsol terbaru dan tercanggih. di generasi ini konsole game memiliki grafis 3D yang sangat real. selain itu juga pada generasi ini konsole game juga menggunakan fitur-fitur yang ada di komputer, seperti wifi dan koneksi internet. sehingga memungkinkan masing-masing device saling terhubung dan para pengguna bisa bermain secara multiplayer walaupun terpisah ruang. 

Playstation 3 

Xbox 360 

Nintendo Wii

PS Vita

Sumber dan Referensi:
http://gegesexmilitary.blogspot.com/2013/01/video-game-adalah-salah-satu-hiburan.html
https://www.google.co.id/imghp?hl=id&tab=wi



TIPE-TIPE GAME ENGINE





Game engine (bahasa Indonesia: mesin permainan) adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Ada banyak sekali game engine yang dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux dan Mac OS X. Fungsi utama yang secara khusus disediakan oleh game engine meliputi mesin render (renderer) untuk grafik 2D atau 3D, mesin fisika, deteksi tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen momori, threading, dukungan lokalisasi dan layar grafik. Proses pembuatan game seringkali dihemat oleh sebagian besar developer dengan menggunakan kembali game engine yang sama untuk membuat game yang berbeda.

Beberapa Tipe Game Engine

Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrograman. Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :

1. Roll-your-own game engine
Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari  sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

2. Mostly-ready game engines
Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.

3. Point-and-click engines
Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.  Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.

Contoh Game Engine
Banyak sekali game engine yang ada sekarang ini mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Berikut contoh 10 game engine yang bagus berdasarkan banyaknya review yang ada pada situs DevMaster.net tersebut.

Game engine gratis
1. OGRE
2. Irrlicht
3. Panda3D. Contoh game-nya : Pirates of the Caribbean Online.
4. Crystal Space
5. jME
6. Blender Game Engine
7. Reality Factory
8. The Nebula Device 2
9. RealmForge
10. OpenSceneGraph

Game engine berbayar
1. C4 Engine
2. Torque Game Engine
3. 3DGameStudio
4. TV3D SDK 6.5
5. Leadwerks Engine 2
6. Unity. Contoh game-nya : Tiger Woods PGA Tour Online.
7. DX Studio
8. NeoAxis Engine
9. Visual3D.NET Game Engine
10. Esenthel Engine

Perbandingan game engine Trivision3D dengan Dim3
Truvision3D Merupakan game engine 3D yang dibangun dengan menggunakan visual basic 6 dan C++ dengan menggunakan Microsoft Directx API. Game engine ini disertakan dengan SDK adalah beberapa alat untuk membantu mempercepat pembangunan: sebuah shader editor, model viewer, plugin untuk mengekspor berbagai model perangkat lunak (3D Studio Max, Maya, dan Milkshape saat ini) dan efek partikel editor. Karena 6,5 versi TV3D tidak lagi mendukung format mesh ketinggalan jaman, banyak converter juga tersedia. Seorang pejabat atau peta dunia editor saat ini tidak direncanakan karena menghambat pengguna akhir, karena tidak ada cara seorang editor dapat digunakan untuk setiap proyek mesin ini digunakan untuk. Lebih jauh lagi, TV3D adalah mesin 3D, bukan mesin permainan, dan editor resmi akan membatasi terlalu banyak. Namun, ada beberapa peta yang diciptakan pengguna-editor yang tersedia. TrueVision3D bebas menggunakan selama pengguna tidak keberatan sebuah logo di sudut viewport rendering. Untuk menghapus logo dan menerbitkan sebuah proyek komersial, izin harus diperoleh.Saat ini, biaya adalah $ 150 untuk satu lisensi judul, $ 500 untuk lisensi multi-title. Sebuah sumber dapat dibeli lisensi untuk harga belum diungkapkan. Sedangkan Dim3, juga dikenal sebagai Dimensi 3, merupakan freeware open-source 3D game engine untuk Mac OS X diciptakan oleh Brian Barnes. Dim3 menggunakan OpenGL untuk rendering, OpenAL untuk audio, JavaScript untuk scripting, XML untuk data dan SDL untuk resolusi switching dan masukan. Dim3 mencakup tiga aplikasi: Engine, Editor, dan Animator.



sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Game_engine
http://widilovers.ngeblogs.com/2010/03/28/analisa-game-engine
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_game_engines
http://www.ilhamsk.com
http://fitrairfansyah.blogspot.com/2010/06/komputer-dan-game.html


10 Game Engine Terbaik Saat Ini


Sebelum mengetahui macam-macam software pembuat game, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Game Engine.

Game Engine adalah suatu software yang digunakan untuk membuat game. Fungsi utama dari Game Engine adalah sebagai renderer grafik 2D maupun 3D, physics engine, pengatur audio, scripting, animasi game, AI (Artificial Intelligence), networking, streaming, pengaturan memori, localization support, dan pengaturan grafik. Satu Game Engine bisa untuk membuat berbagai tipe game, dan bisa memudahkan "port" games ke console lain.

Nah, dari banyak Game Engine yang tersedia, kali ini akan dirangkum dalam 10 Macam Game Engine Terbaik dan Terkenal Saat Ini


1. Cry Engine

Cry Engine adalah salah satu Game Engine yang dikeluarkan oleh German, Crytek. Game engine ini juga sempat menghebohkan dunia game pada tahun 2004. Beberapa contoh game yang dibuat dengan menggunakan software ini adalah Crysis, Crysis War Head, Crysis 2, FarCry, Alion : Tower of Eternity, dan masih banyak lagi.
Keunggulan dari Cry Engine ini sendiri adalah tidak perlu menggunakan spek yang dewa untuk menjalankan game-game yang dibuat dengan software ini, dan pencahayaannya juga sangat bagus


Mau coba Sofwarenya Link Cry Engine


2. Anvil Engine

Tau game Assasin's Creed khan ? Nah dengan menggunakan Game Engine ini jugalah Ubisoft berhasil membuat game tersebut. Ubisoft menjanjikan kita sebuah game dengan pencahayaan bervolume, lebih banyak interaksi interaktif dengan lingkungan, sistem musim dan cuaca, dan AI yang cerdas dalam Anvil Engine 2.0



3. Unreal Engine

Sejak 1998, GE keluaran Epic Games pertama digunakan untuk game Unreal, dan dilanjutkan oleh game bernuansa Stealth Deus Ex (2000). Generasi pertama Game Engine ini menunjukkan dunia yang gelap dan kelam. Beruntunglah kita para PCGamer, karena dapat merasakan game-game dari Unreal Engine dengan Framerate yang lebih stabil dibandingkan di console. Tetapi, Unreal Engine 3 mengalami revolusi yang membuatnya menjadi GE yang menghasilkan Framerate stabil, Kualitas Grafis yang mantap, Dynamic Shadows, HDRR (High Dynamic Range Rendering), Depth of Field, dan penggunaan DX 11 secara maksimal. Semua game dengan Engine ini memang mengagumkan, dan nyaris semua bertema kelam, karena GE ini memang mengutamakan di Shadows.

Contoh Game yang dibuat dengan software ini adalah Homefront, GRAW, Batman Arkham City dan banyak lagi.



4. IW Engine

Semua pasti tau game Call Of Duty khan ? Yap .. game ini juga dibuat dengan software yang bernama IW Engine atau yang biasa disebut Infinity Wizard Engine, Walaupun Call Of Duty yang pertama dibuat dengan ID Tech Engine, developer membuat sebuah GE tanpa nama resmi ini, yang diadaptasi dari ID Tech 3. Kelebihan utama GE ini adalah animasi dan pencahayaan yang fenomenal, juga dengan AI kompleks yang cerdas, Depth of Field, dan "dynamic bullet penetration".



5. Frosbite Engine 

Bisa dibilang Game Engine ini adalah saingan IW Engine, karena Grafik yang ditampilkan dalam Engine ini sangatlah dahsyat. Contoh game yang dibuat dengan engine ini sendiri seperti Battlefield 3, Need For Speed The Run, Dll. Namun game engine ini tidak mendukung dengan DX 9, dan juga Windows XP. Tetapi dapat dimaklumi, karena engine ini menggunakan DX 11 secara maksimal, sayapun dibuat kagum akan grafik dahsyat yang ditampilkan dari awal Battlefield 3 dimulai. 



6. Avalance Engine

Game utama dari GE ini adalah Just Cause 2. Pertama kali memainkan Just Cause 2, kita akan disuguhi sebuah pulau tropis bernama Panau yang sangat luas, dan berbagai jenis kendaraan yang bisa kita kendarai (helikopter, pesawat jet, parasut, motor, perahu). Efek Ledakan yang dihasilkan oleh GE ini juga memukau, dengan grafis yang cukup bagus, motion bluring yang smooth, dan AI yang cerdas. Engine game ini lebih mengutamakan game aksi yang penuh ledakan, tembakan, dan kendaraan-kendaraan unik yang dapat kita kendarai. Sayangnya generasi kedua dari engine ini tidak suport dengan DX 9 dan Windows XP



7. ID Tech Engine

Engine ini adalah kakek dari segala game bergenre FPS. Sebenarnya, GE ini dibuat untuk game HoverTank 3d. Lalu berlanjut menghasilkan game FPS pertama Catacomb 3d, tapi karena kurang terkenal, dibuatlah Wolfenstein 3d. id Tech juga menghasilkan Game-game FPS Old School Quake series dan Doom Series, dengan Engine yang telah dimodifikasi. GE ini memiliki 5 generasi, dengan adanya FPS hebat hasil GE ini di setiap jamannya. Generasi terakhirnya adalah id Tech 5, yang menghasilkan game open-world post-apocalyptic bergenre FPS-Racing, RAGE.

Keunggulan dari Game Engine ini adalah bisa membuat MegaTexture, yaitu texture game yang bisa mencapai resolusi 128.000 x 128.000 pixel ! Dan juga dunia dinamis dengan Terrain Editor yang sederhana tetapi kompleks. GE ini juga memungkinkan pembuatan hanya satu jenis texture yang bisa dipakai untuk PC maupun console, yang sangat memudahkan port antar platform. Keunggulan lain adalah Soft-Edged Shadows, HDRR, dan beberapa fitur standar Game Engine.



8. Creation Engine

Fus Ro Dah !! Skyrim memang sangat dahsyat, bahkan saya terkena efek dari game ini, yaitu sering berteriak Fus Ro Dah -,- shout utama bagi DragonBorn -,- dengan nada seperti di Trailernya. coba saja mainkan Skyrim, tapi pastikan dulu kalau kalian lagi gak ada tugas atau apa gitu entar malah gak selesai, wkwkwk. Ok, back to the point.

Creation Engine memang dibuat khusus untuk Skyrim, karena keunggulan utamanya, yaitu, Random Dungeon membuat kita tidak bosan menjelajahi semua Dungeon di Skyrim, mencari-cari senjata dewa maupun menyelesaikan quest, Radiant AI, yang membuat semua NPC memiliki sifat unik, Dynamic Lightning, Draw Distance Render yang jauuuuh, membuat kita bisa menikmati luasnya Skyrim, dan kemampuan untuk membuat Flora yang detail. grafik yang dihasilkan juga istimewa.

Dengan keunggulan yang sekian banyaknya, membuat Skyrim begitu adiktif dan tidak terlupakan, sayang, karena terlalu luas dunianya, banyak bug menyiksa yang dihasilkan T_T.



9. RAGE Engine 

Bukan Engine game RAGE lho, melainkan RAGE (Rockstar Advanced Game Engine), dibuat Rockstar San Diego tahun 2004, dan dimulai dari game Bully.

Pembuatan game-game dengan Engine ini dibantu dengan Euphoria, yang membuat animasi tokoh semakin realistis. Euphoria ini juga yang merupakan software 3d utama untuk membuat Sequel game Max Payne 3

Keunggulan dari GE ini adalah kemungkinan memuat game open-world tanpa loading (seperti GTA IV, yang memungkinkan kita memasuki kios-kios burger tanpa loading) yang sangat luas, AI yang kompleks, Draw Distance Render yang cukup jauh, juga sirkulasi Cuaca yang realistis. 
Dengan bantuan Euphoria, pergerakan AI yang tidak "robot" dan animasi-animasi realistis lainnya juga menjadi nilai plus GE ini. Huaa.... dan yan pastinya Game Engine ini bagus banget.



10. HPL Engine 

Dan yang terakhir yaitu HPL Engine, nama game engine ini adalah inisial dari orang tersebut. Dari penjelasan singkat barusan, bisa ditebak bahwa game-game hasil dari GE ini adalah game horror. Game Engine ini dibuat oleh developer Indie Frictional Games, yang menghususkan dalam pembuatan First Person Survival Horror. HPL adalah GE cross-platform (PC, Mac, Linux) yang kompatibel dengan OpenGL, OpenAL, dan Newton Game Dynamics. 

Fitur utama Game Engine ini adalah interaksi objek yang sangat detail dengan penggunaan mouse dan keyboard. Dengan kata lain, game-game hasil dari GE ini memiliki physics yang detail. Keistimewaan lainnya adalah GE ini mendukung SSAO (Screen Space Ambient Occlusion) dan Deferred Shading. Walaupun keistimewaannya tidak terlalu banyak, spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk menjalankan game-game hasil GE ini cukup tinggi (tergantung resolusi layar).

Kelemahannya yang cukup fatal tersebut bisa dan harus dimaklumi, karena pembuat HPL Engine generasi pertama kurang dari 10 orang ! Dan pembuat HPL Engine 2 kurang dari 20 ! Dengan angka sesedikit itu, dan bisa membuat game engine yang menghasilkan game epik Amnesia The Dark Descent, para pembuat GE ini patut diacungi jempol !




Sumber:
http://faktanomena.blogspot.com/2013/03/10-macam-game-engine-terbaik-saat-ini.html